Polling Website

Bagaimana Keakuratan Informasi yang tersedia ?

Artikel Terakhir

Calendar

« Aug 2019 »
M S S R K J S
28 29 30 31 1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31
1 2 3 4 5 6 7

Statistik Website

mod_mod_visitcounterVisitor Online1
mod_mod_visitcounterHits1699
mod_mod_visitcounterToday7
mod_mod_visitcounterYesterday11
mod_mod_visitcounterThis week56
mod_mod_visitcounterThis month223
mod_mod_visitcounterAll days852

PPID Aceh Lakukan Assisten dan pendampingan PPID Kabupaten Aceh Singkil


PPID Aceh Lakukan Assisten dan pendampingan PPID Kabupaten Aceh Singkil
 

KBRN, Singkil:  Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Provinsi Aceh Lakukan Assistensidan pendampingan PPID Kabupaten Aceh Singkil.  Kegiatan digelar di Opp Room Setdakab Aceh Singkil, Rabu (19/06/2019), dibuka oleh Asisten 1 Bupati Aceh Singkil, Junaidi,  S. STP, M.Si  Kegiatan dilakukan dalam upaya meningkatkan pelayanan publik terhadap kebutuhan masyarakat akan informasi yang semakin tinggi.

Dalam membuka kegiatan, Junaidi menyampaikan bahwa UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik merupakan dasar pentingnya PPID.  Salah satu tujuan Keterbukaan Informasi Publik adalah untuk menciptakan Good Governance (Pemerintahan Yang Baik), yaitu bagaimana penyelenggaraan pemerintahan transparan.

“Karena itu dengan assistensi bersama dengan PPID Provinsi Aceh diharapkan PPID di Kabupaten Aceh Singkil akan lebih baik,” kata Junaidi.

Ditambahkan Junaidi, saat ini segala kegiatan Pemerintah harus terbuka, sebagai bentuk dari keterbukaan informasi publik.  Dengan adanya keterbukaan Informasi Publik maka apa yg dilakukan Pemerintah Daerah akanlebih terekspos dan bisa menjadi data bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Singkil.

Sementara itu, dalam Wawancara dengan RRI, Plh PPID Provinsi Aceh  Zal Sufran mengatakan PPID sangat penting karena PPID merupakan perintah Undang-undang, oleh sebab itu harus dijalankan.  Kemudian bagaimana seluruh Pemerintah baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat terutama terkait Keterbukaan Informasi Publik. Karena itu semangat pelayanan tidak boleh kendor.  Menurut Zal Sufran, secara umum PPID di Provinsi Aceh masih bagus, hanya perlu penyiapan dari sisi Regulasi.

“Yang tidak boleh kendor sebenarnya adalah semangat pelayanannya.  Cuma saya lihat disini komitmennya masih bagus sekali, kelemahannya masih dari sisi regulasi.  Dari seluruh Aceh kita masih bagus, tinggal menyiapkan apa-apa yang belum selesai dari sisi regulasi,” kata Zal Sufran.

Dalam laporan kegiatan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Aceh Singkil, Drs. Dirhamsyah menyampaikan bahwa kegiatan Assistensi PPID antara PPID Provinsi dan PPID Aceh Singkil selain untuk penguatan pelayanan publik PPID Aceh Singkil, juga bertujuan untuk menyamakan persepsi antara PPID Provinsi Aceh dengan PPID Kabupaten/Kota.  Kegiatan dilaksanakan dalam upaya membangun dan scansnap software mengembangkan pelayanan informasi yang berbasis teknologi informasi.

“Sehingga proses penyampaian informasi oleh Pemerintah Daerah khususnya PPID dapat dilakukan secara cepat, tepat, aman, dan sesuai dengan perundang-undangan.  Dirhamsyah mengatakan penguatan lembaga PPID yaitu sebagai optimalisasi pelayanan informasi untuk mencapai Pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel,” kata Dirhamsyah.

Selain melakukan Assistensidan pendampingan PPID KabupatenAceh Singkil, PPID Provinsi Aceh juga menjadwalkan pertemuan Forum Koordinasi dan Pemberdayaan Software PPID se-Provinsi Aceh di Kabupaten Aceh Singkil, Kamis (20/06/2019), yang akan dihadiri 23 Kabupaten/Kota Se-Provinsi Aceh.

Sumber: rri.co.id

Berita Terkait : Informasi Publik

Copyright © 2019 - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Lhokseumawe